Minggu, 23 September 2012

Aidoru no Sekai ni Yoroshiku! (MOST Recommended)

Kenapa gue menekankan kata "Most", karena memang novel yang satu ini ASLI KEREN GILA! Satu hal yang gue pikirin saat baca novel ini adalah "Dream High". Novel ini rada mirip Dream High. Kalo di Dream High ada Kirin Art School, kalo AiSeYo (disingkat aja ya, soalnya judulnya panjang-_-) ada A Gakuen. Kalo penasaran ini dia penampakan dari novelnya:



Kayaknya A Gakuen lebih gila dari Kirin. Dan gue bisa ngebayangin sekolahnya kayak apa dengan segala kemewahannya. Dan juga gue bisa ngebayangin segala suasana kegilaan dan keunikan tokoh-tokoh dalam novel ini. 

Sinopsis:
Gadis desa yang ceria, kuat, dan rendah hati itu bernama Sakurada Mine. Ia dibesarkan seorang diri oleh kakeknya, Sakurada Hiroshi, di sebuah desa yang berjarak lima belas mil arah selatan kota Nara, Distrik Kinki, Jepang. Selama dalam asuhan sang kakek, Mine tidak pernah tahu bahwa lelaki tua itu adalah veteran jagat hiburan Jepang yang memiliki pesona dan kekuasaan lebih dari lima puluh tahun. Pun, ia tidak pernah tahu bahwa kedua orang tuanya, Sakurada Youji dan Maki Ema, adalah pasangan artis berbakat yang meninggal di puncak kariernya sebab kecelakaan.  
Hingga suatu hari, tepat saat ia genap berusia lima belas tahun, sang kakek menghilang dari rumah. Ia hanya meninggalkan sepucuk surat yang menerangkan siapa jati diri Mine sesungguhnya dan apa yang harus dilakukannya guna membersihkan nama keluarga Sakurada yang sempat tercoreng saat Mine dilahirkan. Berbekal petunjuk itu, Mine berangkat menuju Tokyo. Dengan menyamar sebagai Fukuda Mine. Ia berusaha keras untuk menjadi artis besar dengan memasuki sekolah khusus para artis: A Gakuen. Tujuannya satu: membersihkan nama keluarga Sakurada seperti yang diamanatkan kekeknya. 
    Mampukah Mine mewujudkan misinya? Akankah ia kembali bertemu dengan sang kakek? Bagaimana pula kisah cintanya dengan salah seorang artis papan atas Jepang?
    Ikuti petualangannya dalam novel yang tak sekadar menyajikan cerita berlatar kehidupan para kaum muda Jepang saja ini, tetapi juga lebih segar sebab disajikan dengan bahasa yang lincah khas komik yang diramu dengan alur laiknya kisah detektif. Membuat siapa pun tak akan bosan membacanya. 
    Selamat membaca, selamat tertawa sekaligus tercengang bersama novel yang menjanjikan “rasa” yang berbeda ini! 

****

Pertama kenal novel ini dari temen gue. Dia bilang novelnya keren banget. Dan gue tertarik buat baca. Pertama sih gue kira itu novel dari jepang dan pastinya terjemahan. Terkadang novel terjemahan sulit untuk dimengerti dan ceritanya gak menarik. Ternyata argument gue salah. Itu novel buatan orang INDONESIA! 

Novel ini gue habisin dalam waktu seminggu (lama banget ya-_-). Ngabisin novel 500 halaman susah juga kalau terhalang tugas sekolah yang meniksa *hiks. Saat baca novel ini dijamin kamu bakal senyum-senyum sendiri dan berkhayal tentang sekolah artis A Gakuen yang super mewah ini. Dan juga banyak quote bagus dan inspiratif. 
Ini quote yang gue suka:


"Berdoa kepada Tuhan, percaya pada diri sendiri, kalahkan, singkirkan, hancurkan, dan remukkan rintangan itu. Dan yang terakhir, tersenyumlah menuju kemenangan!"

"Cukup melihat matanya, aku pasti tahu perasaan cinta itu ada" -hal 256
 

"Believe in your own dreams, and the will come true someday"
 

"Disaat kamu merasa dirimu senang, maka tersenyumlah. Disaat kamu sedih, maka menangislah. Disaat kamu ingin marah, maka berteriaklah…. Itu semua merupakan bagian dirimu. Karena dengan itu semua, kamu akan tahu bahwa kamu benar-benar hidup." - hal 295


"Meski terkesan indah, tapi cinta yang diawali oleh godaan fisik tetap tidak bisa bertahan lama" 



"Cinta itu perasaan, bukan logika. Mungkin awalnya kamu mencintai wajahnya, tapi meski sifatnya jelek, kamu tetap menyukainya. Bukankah itu berarti kamu memang menukai segala kelebihan dan kekurangannya?" -hal 255


"Permulaan cinta sama sekali tidak bisa diduga.Yang terpenting, kamu tahu perasaan cinta itu timbal balik" -hal 255



"Disaat kamu membutuhkan seseorang dan tanpa sadar menyebutkan namanya, itu berarti kamu selalu memikirkan orang tersebut" -hal 447



"Jika mereka mengaku sebagai orang yang peduli padamu, mereka tidak akan pernah meninggalkanmu" -hal 473


"Ada kalanya apa yang kita lihat dari lensa bisa lebih jujur daripada kita melihatnya dengan mata telanjang"

"Apa kamu tahu, ketika kamu menyukai seseorang, dimatamu, dialah orang yang paling tampan? Padahal bisa saja semua orang berkata dia jelek. Intinya, karena kamu suka, kamu jadi bisa melihatnya dari sisi terbaik yang ia punya. Sedangkan orang lain tak bisa melihatnya" -hal 252


Oke sekian quote yang dapat gue kumpulin. Dan bagi kalian pecinta novel, kalian HARUS baca novel ini. Dijamin keren banget!




September 23rd 2012
Ichaaaw



Jumat, 31 Agustus 2012

Biografi Dani Pedrosa



Daniel "Dani" Pedrosa Ramal lahir pada tanggal 29 September 1985 din Sabadell, Katalan, Spanyol. Pedrosa dibesarkan di desa Castellar Valles del dekat Sabadell. Dia adalah juara dunia termuda di kelas GP 250cc. Tinggi Pedrosa adalah 1.58m dan berat 51 kg. Pedrosa adalah pembalap MotoGP yang paling sering jatuh & cidera, dan satu-satunya "alien" yang belum pernah meraih gelar juara dunia MotoGP
Awal Balap

Pedrosa sudah bisa mengendarai motor pada umur 4 tahun, motor pertamanya ajalah Italjet 50, yang memiliki roda tambahan di samping kiri-kanannya. Pedrosa mengenal dunia balap pada usia 6 tahun, dia menggunakan minibike Kawasaki melawan teman-temannya. Bapalan resmi pertama Pedrosa dimulai saat ia berumur 9 tahun, Pedrosa terjun ke kejuaraan Nasional Minibike Spanyol, di musim pertamanya, Pedrosa berhasil meraih posisi 2 nasional. Di musim berikutnya Pedrosa masih membalap dikejuaraan yang sama, tapi karena masalah kesehatan, ia hanya meraih posisi ke-3 klasemen akhir
125cc
debut pertama Pedrosa di World Grand Prix dimulai di kelas 125cc di tahun 2001, setelah ia memenangi Movistar Activa Cup. Dibawah bimbingan Alberto Puig, Pedrosa berhasil meraih dua kali podium di 2001, di tahun 2002 Pedrosa berhasil meraih podium pertama, dan menempati posisi 3 dunia di kelas 125cc, di tahun berikutnya Pedrosa berhasil mengunci gelar Juara Dunia GP 125cc sebelum musim balap usai, dengan 5 kali kemenangan, sayangnya saat menjalani latihan bebas GP 125cc, Pedrosa terjatuh dan harus absen sampai seri berakhir, untungnya Pedrosa telah mengunci gelar juara dunia 125cc.
GP 250
Setelah berhasil menjuarai GP 125cc, Pedrosa pindah ke jenjang yang lebih tinggi, kelas 250cc.Pedrosa menjalani musim 2004 tanpa melakukan test pra-musim dikarenakan cidera yang dia alami di tahun 2003, tetapi itu tidak menghalangi Pedrosa untuk meraih juara di seri perdana, dan di tahun pertama kelas 250cc, Pedrosa berhasil menggondol Juara Dunia GP 250cc. Tahun 2005 Pedrosa kembali meraih titel juara dunia GP 250cc, dan mengunci gelar Juara Dunia sebelum musim balap selesai, tetapi kejadian di tahun 2003 terulang, Pedrosa harus absen selama 2 seri akibat mengalami cidera di 2 seri tersisa
MotoGP
Karier Pedrosa di kelas para raja dimulai pada tahun 2006, membalap di team Repsol Honda.Banyak kritikus MotoGP merasa ragu dengan kemampuan Pedrosa di kelas tertinggi ini, karena mereka menganggap, tubuh kecil Pedrosa tidak akan bisa menghandle motor MotoGP yang memiliki power yang sangat besar. Prediksi para pengamat berhasil ditepis oleh Pedrosa dengan berhasil meraih posium dua di seri perdana MotoGP di sirkuit Jerez. Di seri kelima, Shanghai Circuit, Pedrosa berhasil meraih posisi no.1 untuk pertama kalinya. Kemenangan ini membuatnya menjadi pemenang seri termuda kedua (umur sama dengan alm. Norick Abe) di Kelas Premier dibawah Freddie Spencer. Ia memenangkan balapan MotoGP keduanya di Donington Park dan menjadi kandidat kuat untuk meraih juara dunia MotoGP. Ini adalah kemenangan mengesankan bagi Dani, yang berhasil mengalahkan Valentino Rossi di tempat kedua.
Sebelum seri Malaysia, pedrosa berada di posisi kedua klasemen, dibelakang team-mate Nicky Hayden, tapi karena Pedrosa lagi-lagi mengalami kecelakaan dan cidera, sehingga dia dengan susah payah di posisi start kelima. Tetapi di saat race, Pedrosa membuat penonton tercengang, karena dengan kondisi cidera, Pedrosa berhasil meraih posium ketiga, dibelakang Rossi & Capirossi.
Di seri Estoril, Pedrosa membuat drama yang menjadi buah bibir para penonton, Pedrosa dengan sukses menabrak Hayden di tikungan dan membuat keduanya tidak dapat melanjutkan perlombaan, masalah ini berbuntut panjang, karena gara-gara masalah ini, posisi Hayden di klasemen umum tergusur oleh Rossi dan hanya tersisa 1 seri lagi. Hal ini membuat hayden marah kepada Pedrosa. Kesalahan Pedrosa dibayar di seri akhir, dengan memberikan posisi ketiga pada Hayden, dan menjaga Hayden di belakangnya. Dengan bantuan Pedrosa dan kecelakaan Rossi, Hayden meraih gelar juara dunia MotoGP 2006, sedangkan Pedrosa meraih posisi kelima di klasemen akhir dan meraih Rookie of the year 2006
Musim 2007 Pedrosa tatap bernaung di Honda, dengan RC212V. Di musim ini Pedrosa didera masalah mesin, walaupun itu, Pedrosa berhasil meraih posisi dua di klasemen akhir dibelakang Stoner. Di tahun ini Pedrosa sign kontrak untuk musim 2008-2009.
Musim 2008 Pedrosa masih didera dengan masalah RC212V, hal itu diperparah dengan absennya Pedrosa di pra-musim karena cidera yang dialaminya, tetapi Pedrosa berhasil meraih podium di seri pertama. Saat Pedrosa memimpin perlombaan di seri Jerman, Pedrosa terjatuh dan cidera lagi, dan terpaksa absen selama 2 seri. Karena performa ban Michelin yang mengecewakan, Pedrosa memutuskan pindah ke ban Brigestone di seri Indianapolis. Sampai musim 2008 usai, Pedrosa bercokol di klasemen ketiga.
Lagi-lagi Pedrosa terjatuh di pra-musim 2009, dan mencederai dirinya sendiri. Di seri pertama musim 2009, pedrosa hanya bisa finish di posisi kesebelas. Di seri kelima Pedrosa jatuh 2x, saat latihan bebas dan saat balapan. Di musim ini Pedrosa berhasil meraih Runner-Up dunia, 33 poin dibelakang valentino Rossi.
Di tahun 2010, Pedrosa kembali memakai no start 26, untuk memenuhi permintaan para penggemarnya. Di musim ini Pedrosa ersaing ketat dengan Jorge Lorenzo dalam perebutan gelar juara dunia, sayang, karena cidera yang dialami Pedrosa di seri Motegi, Pedrosa harus merelakan gelar juara dunia, dan berada di posisi runner-up